_My Mind_
Aku tidak
mengerti kenapa aku merasa akhir akhir ini semakin menjauh, sedikit demi
sedikit perubahan itu muncul dan kadang membuatku bingung. Aku sendiri merasa
apa ada yang salah dari diriku sehingga membuat menjadi se-menyedihkan ini? Apa
aku pernah menyinggung mu? Atau membuat dirimu merasa tidak nyaman? Maafkan kan
aku, sungguh aku tidak berniat dalam hal itu. Bahkan aku selalu mencoba untuk
menjaga perasaan mu. Mencoba terus ada untuk mu. Aku sedih saat membandingkal
hal yang dulu dengan sekarang, entah mengapa aku perasa sangat pesat sekali
perbedaan nya. Ya aku tau ini sangat menggilai, aku salah karena selalu
menyalah artikan perbuatan mu, aku salah selalu merasa di istimewakan. Ya aku
sangat salah dengan berpikir demikian.
Jujur, aku
sangat rindu. Rinduku dengan dirimu yang dulu. Aku rindu dengan kamu yang belum
terikat oleh apapun. Aku rindu dengankamu yang selalu menjadi kamu. Aku rindu
dengan kamu yang belum menjadi siapa siapa dan ini sangat kurindukan bahkan
sampai kadang air mataku tidak bisa terbendung lagi. Kadang aku merasa
tersakiti oleh tingkah mu yang seakan tidak membutuhkan ku lagi, aku sangat
tersakiti. Saat ini aku merasa senyum mu tidak seperti senyum yang dulu, tawamu,canda
mu. Ya walaupun aku mengerti, semua orang pasti mengalami perubahan, entah
fisik, mental dan bahkan kepribadian pun. Aku sedih untuk merasakan nya.
Fikiran ku yang
terlalu bekecamuk sehingga membuatku tidak bisa tenang, aku merasa hati ini
sangat terasa sakit. Memang mungkin sadarmu tak mengabaikan ku, tapi secara
tidak langsung prilaku mu tersirat demikian. Aku sedih, sangat sedih. Dimana aku
membutuhkan mu tapi dirimu tidak menginginkan ku. Aku hanya bisa beragrment
dengan diriku sendiri, apa aku melakukan kesalahan? Apakah ini karma karena aku
pernah menyakiti seseorang? Apakah aku jahat? Tolong beritah aku sangat tidak
mengerti dalam situasi ini.
Aku membencinya.
Aku membenci saat kamu mengabaikan ku, aku membenci kamu melupakan ku, aku
membenci siapa kamu sekarang. Bodohnya aku setiap mengatakan aku membenci hal
itu semakin aku tidak bisa meninggalkan mu begitu saja. Ini menyakitkan. Aku tidak
mengerti.
Aku sangat tau
siapa aku, siapa kamu. Dengan kamu menjadi seperti ini membuat aku tersadar
akan imajinasiku yang terlalu tinggi, sehingga membuatku untuk tetap disini dan
tidak bisa menyamakan langkah mu yang berbeda. Kini aku tidak bisa lagi menjadi
paying untuk meneduhkan mu, tisu yang mengelap air matamu. Namun aku tetap akan
menjadi rumah untuk pulang mu.
Aku menunggu
saat itu, saat kamu menjadi yang dulu. Aku merindukan nya.