Siswa SD 78/ IX Nyogan menampilkan ritual pengobatan tradisional yaitu 'besale'. Meskipun hanya sebagai hiburan, besale juga banyak undang untuk mengisi acara. Masyarakat Nyogan sendiri mempercayai bahwa upacara Rentak Besale tersebut mampu untuk mengobati orang-orang yang terkena penyakit.
ini foto Budak Besale di Tempino, dalam rangka O2SN dan FL2N tingkat Kecamatan
dalam tampilan ini menceritakan tentang pengobatan yang dilakukan oleh sidi (dukun) kepado seorang budak yang tekeno penyakit setan tanah bermulo kan masang bubuh perangkap ikan di danau Marsoli. Nah, Sidi ko lah yang ngobati budak tu dan di iringi oleh gendarang redap.
"Puntung asap Puntung berapi, dak gancang sehat gancang mati," mantro terakhir sidi setelah mengobati budak yang sakit.
Ini pemakaian busana Budak besale di sengeti, masih dalam rangka O2SN dan FL2SN tingkat Kabupaten. dalam tampilan ini terbagi menjadi 3 tema pertema masih berhubungan dengan budak yang tekeno setan tanah, tema yang ke duo menceritakan tentang seorang anak SD yang sudah 12 tahun dak naik kelas sebut saja namanya Adini. Sidi terkejut ketika menerawang Andini yang ternyata terkeno penyakit Buntang, buntang anyut, buntang kaleng, buntang benyawe yang biaso di kenal dengan kata "Bebal" atau susah nyambung dalam pelajaran. Sidi memberi saran pada andin agara supaya begiat untuk belajar. tema yang ketigo menceritakan tentang seorang bapak-bapak yang ingin mencalonkan diri sebagai Gubenur. sang Sidi pun menerawang bapak tsb dan dikirenyo bapak biso jadi Gubenur asalkan jangan lupo NPWP nyo. "Maksud sidi Nomor Peserta Wajib Pajak," uji bapak tu bingung. ternyata yang di maksud NPWP dengan Sidi tu 'Nomor Pire Wang nye Pire' (Nomor berapo duet nyo berapo). Bapak tu meng iyokan kato sidi.
udah cukup segitu be awak mempulish tentang anak besale, nanti kapan kapan awak bakal nambah lagi.